Minggu, 14 Oktober 2012

FENOMENA BALAP LIAR



Fenomena Balap Liar
Mungkin hampir setiap daerah atau kota-kota besar banyak sekali yang menjadikan balapan liar sebagai hobi atau pun gaya hidup,baik yang roda 2 atau pun roda 4.Paling sering kita jumpai adalah anak-anak ABG yang biasanya suka dengan balapan liar yang penuh dengan resiko.
Balap liar terjadi karna kurangnya perhatian pemerintah dalam menyediakan tempat2 yang resmi,kalaupun ada harganya lumayan mahal buat 1 kali latihan bias mencapai ratusan ribu,berbeda dengan jalan raya yang hanya bermodalkan nekat,hampir setiap malam minggu di suatu daerah atau kota-kota pasti selalu di adakan balap liar.
Dan jumlah uang yang berputar di dalam arena balap tidaklah main-main jumlahnya biasanya sekitar ratusan ribu hingga jutan rupiah.Seandainya pemerintah menyediakan sirkuit sederhana yang biayanya ringan untuk bermain di sirkuit pasti jumlah balapan liar bias di tekan seminim mungkin.Dan jumlah geng motor yang membuat ke onaran akan sedikit berkurang

MACETNYA JALAN RAYA



Macetnya Jalan Raya
Kalau bicara Jakarta atau Ibu kota dan sekitarnya adalah masalah macet yang gak ada habisnya .Hampir setiap calon pemimpin suatu daerah di Ibu kota menjanjikan hal yang sama yaitu “Akan menghilangkan macet dari Ibu kota”  tapi janji tinggalah janji, para pemimpin yang berjanji pun hanya mempernyaman tempat duduknya yang telah di perjuangkan dengan dengan biaya yang tidak sedikit.
Apakah sepenuhnya kemacetan Ibu kota salah pemerintah atau pemimpin?belum tentu, karena masih banyak pengendara yang belum sadar akan tertibnya aturan-aturan di jalan raya.Hampir 1.500 di produksi setiap hari hanya dari sebuah pabrikan motor,bayangkan jika ada 10 pabrik motor yang memproduksi dengan jumlah yang sama.Hampir  1000 an Mobil di produksi setiap hari oleh sebuah merek mobil terkemuka.
Sedangkan jalan-jalan di sekitaran Ibu kota hanya bertambah hanya bertambah 0,01% per tahun tidak sebanding dengan jumlah kendaran yang ada  8.506.782 unit,masalhnya bukan hanya ada di jumlah kendaran saja tetapi sarana di jalan banyak yang kurang memadai seperti traffic lamp yang ada di perempatan jalan banyak yang tidak berfungsi dan menyebabkan kekacauan berlalu lintas.
Siapa yang harus memulai memperbaiki kondisi jalan raya? Jawabannya adalah kita sendiri sebagai pengguna jalan tersebut,pemerintah yang harus mulai memperhatikan kondisi jalan dan pelebaran jalan.agar suatu saat nanti tidak terjadi kepadatan kendaraan yang sangat memperihatinkan